Latihan Postur Tubuh Duduk Membantu Mengurangi Risiko Nyeri Punggung Dan Leher

0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Kebiasaan Duduk Lama Menjadi Pemicu Ketegangan Otot

Read More

Aktivitas harian yang didominasi posisi duduk membuat tubuh cenderung berada dalam postur statis terlalu lama. Otot punggung, bahu, dan leher bekerja keras menahan beban tanpa variasi gerak sehingga mudah mengalami ketegangan.

Ketika postur duduk tidak seimbang, tekanan pada tulang belakang meningkat dan sirkulasi darah ke otot sekitar leher ikut terganggu. Kondisi ini perlahan memicu rasa pegal, kaku, hingga nyeri yang muncul berulang.

Posisi Panggul Stabil Menentukan Keseimbangan Tulang Belakang

Latihan postur duduk sebaiknya dimulai dari kesadaran posisi panggul. Duduk dengan panggul netral membantu tulang belakang mempertahankan lengkungan alaminya tanpa tekanan berlebih di area pinggang.

Saat panggul terlalu condong ke belakang, punggung bawah membulat dan otot penopang kehilangan kestabilan. Sebaliknya, posisi terlalu condong ke depan membuat pinggang menegang sehingga rasa tidak nyaman cepat muncul.

Aktivasi Otot Inti Membantu Menahan Postur Lebih Lama

Otot inti berperan besar dalam menjaga postur duduk tetap tegak tanpa harus kaku. Latihan sederhana seperti menarik perut ke dalam secara perlahan sambil mempertahankan napas stabil bisa meningkatkan daya tahan otot penopang.

Dengan inti tubuh aktif, beban tidak hanya bertumpu pada punggung bawah. Distribusi tekanan menjadi lebih merata sehingga risiko nyeri berkurang walau duduk dalam waktu lama.

Posisi Bahu Dan Leher Perlu Diselaraskan

Bahu yang membulat ke depan membuat leher terdorong maju dan memicu ketegangan di area atas punggung. Latihan membuka dada dengan menarik bahu ke belakang secara ringan membantu mengembalikan keseimbangan otot.

Leher sebaiknya sejajar dengan tulang belakang, bukan menunduk terlalu lama ke layar. Kesadaran sederhana ini mengurangi tekanan pada ruas leher yang sering menjadi sumber nyeri.

Peregangan Singkat Mengembalikan Elastisitas Otot

Duduk terlalu lama membuat otot memendek dan kaku, sehingga peregangan ringan perlu dilakukan secara berkala. Gerakan memutar bahu, meregangkan leher ke samping, dan meluruskan punggung membantu aliran darah kembali lancar.

Peregangan singkat tidak hanya mengurangi rasa pegal, tetapi juga memperbaiki respons otot saat kembali duduk. Tubuh menjadi lebih siap menahan postur dengan beban yang lebih seimbang.

Kesadaran Postur Menjadi Kunci Pencegahan Nyeri

Latihan postur duduk tidak selalu membutuhkan alat khusus, namun memerlukan konsistensi. Membiasakan diri mengecek posisi duduk setiap beberapa waktu membantu tubuh membangun pola yang lebih sehat.

Saat postur diperbaiki secara rutin, tekanan pada punggung dan leher menurun secara bertahap. Tubuh terasa lebih ringan, fokus meningkat, dan risiko nyeri jangka panjang dapat ditekan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related posts